Trading Saham: Definisi, Cara, dan Bedanya dengan Investasi


Di era digital saat ini, mulai dari berbelanja bahan makanan hingga trading saham menjadi lebih mudah dari sebelumnya. Ada banyak strategi trading saham ramah pemula yang harus Anda coba. Misalnya dengan memanfaatkan aplikasi trading. Sukses di pasar saham lebih mudah dari yang Anda pikirkan. Namun, apakah trading sama dengan berinvestasi? Karena itu, OCBC akan membahas cara kerja, keuntungan yang didapat, dan perbedaan antara investasi dan aktivitas keuangan lainnya dalam artikel minggu ini. Ya, itu lucu.

 

Apa itu Perdagangan Saham?

Membeli dan menjual saham di perusahaan atau perseroan terbatas kemitraan dalam jangka panjang dikenal sebagai perdagangan saham. Dalam kebanyakan kasus, kerangka waktu yang panjang tersebut tercermin dalam harga pasar harian.

Selain itu, perdagangan saham adalah kegiatan jual beli saham berdasarkan fluktuasi harga pasar. Jika Anda memiliki pola pikir pasif saat berinvestasi saham, Anda harus lebih aktif dalam trading.

Hal terpenting yang harus diperhatikan saat trading saham adalah menentukan waktu dan harga terbaik untuk membeli dan menjual saham. Oleh karena itu, disarankan agar seorang trader selalu dan konsisten menganalisis pasar untuk memaksimalkan keuntungan saat menjual.

 

Perbedaan Trading dan Investasi Saham

Saat pertama kali memasuki pasar saham, Anda mungkin akan mendengar istilah seperti "investasi" dan "perdagangan saham". Sebenarnya, kedua istilah itu memiliki arti yang sangat berbeda. Apa sebenarnya perbedaan di antara mereka? Awal mulanya adalah sebagai berikut.

  1. Prinsip: Beli dan Tahan vs Beli dan Jual
    Ketika berinvestasi di saham, kebanyakan orang mengikuti strategi "beli dan tahan". Investor biasanya memarkir modal dalam saham untuk jangka panjang, jadi saya tidak terlalu khawatir tentang fluktuasi harian harga saham.
  2. Namun, prinsip dasar perdagangan saham adalah membeli dan menjual. Jika nilai saham telah meningkat ke titik di mana pedagang puas, dia akan melakukan pembelian pada harga yang diprediksi dan kemudian menjual kembali saham tersebut dalam waktu singkat.
  3. Risiko
    Risiko yang terkait dengan investasi pasar saham jauh lebih rendah daripada perdagangan harian. Investor biasanya lebih memilih saham blue-chip dengan fundamental perusahaan yang solid, sementara pedagang menyukai apa yang disebut saham "sektor tiga", yang berpotensi mengalami perubahan harga yang besar.
  4. Analisis Fundamental vs Analisis Teknikal
    Karena sifatnya jangka panjang, sebagian besar investor melakukan analisis fundamental perusahaan, melihat hal-hal seperti laporan keuangan dan kinerja perusahaan. Di sisi lain, trader sering terlibat dalam analisis teknis. Metode ini dapat membantu trader melacak harga saham dalam jangka pendek.

 

Cara Trading Saham untuk Pemula

Ada banyak metode sederhana yang dapat dicoba oleh trader saham pemula. Terutama, penggunaan smartphone pribadi untuk trading online. Selanjutnya, ada banyak metode perdagangan tambahan yang harus Anda ketahui. Awal mulanya seperti ini:

  1. Lakukan dengan Kesabaran
    Tidak ada yang Anda lakukan dalam trading tidak akan berhasil jika Anda tidak melakukannya dengan disiplin. Pedagang pemula disarankan untuk memulai dengan modal sederhana dan secara bertahap meningkatkan kepemilikan mereka saat keterampilan perdagangan mereka meningkat.
  2. Rencanakan Periode Perdagangan
    Dimungkinkan untuk mengklasifikasikan perdagangan sebagai jangka panjang atau jangka pendek, tergantung pada kerangka waktu yang terlibat. Peluang merugi lebih besar dengan jangka pendek, tetapi potensi untung lebih cepat. Namun, risiko yang terkait dengan kerangka waktu yang lebih lama lebih rendah, tetapi waktu yang dibutuhkan untuk mewujudkan potensi keuntungan lebih besar.
  3. Tentukan Indeks Saham yang Tepat
    Secara keseluruhan, 22 indeks saham berbeda terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan digunakan oleh pelaku pasar saham. Misalnya, IDX30 mewakili 30 saham dengan kualitas terbaik dan didukung oleh perusahaan terkemuka.
  4. Pilih Sekuritas yang Sesuai
    Jika Anda akan berjudi di saham, pilih saham dengan rasio pengeluaran terendah. Katakanlah, 0,20% dari total pembelian saham. Tujuan dari langkah-langkah ini adalah untuk memaksimalkan potensi keuntungan Anda.

 

Aplikasi Trading Saham Indonesia

Sekarang Anda dapat menyelesaikan semuanya hanya dengan satu aplikasi. Harapannya, perangkat lunak ini akan membantu individu yang baru memulai di dunia investasi untuk berdagang dengan aman dan terjamin. Berikut beberapa rekomendasi software trading saham untuk pemula.

  1. Ajaib
    Lebih dari satu miliar orang di Indonesia saat ini menggunakan Ajaib. Titik penjualan utama aplikasi ini adalah dapat memberi saran kepada pengguna tentang saham mana yang cenderung menghasilkan keuntungan berdasarkan situasi keuangan mereka saat ini.
  2. IPOT
    Berbicara mengenai industri keamanan di Indonesia, Indo Premier Online Technology (IPOT) merupakan salah satu perusahaan terbesar dan ternama di tanah air. Perusahaan sekuritas ini menawarkan strategi perdagangan pasar saham kepada investor lengkap dengan penilai dana dan perangkat lunak perdagangan otomatis, yang memungkinkan mereka untuk membeli dan menjual saham dengan harga yang telah ditentukan.
  3. Bibit
    Bibit memiliki ambang batas investasi yang sangat rendah. Bahkan, hanya dengan Rp10 juta, investor sudah bisa mulai bertransaksi di platform investasi Bibit. Aplikasi ini didukung oleh berbagai pilihan reksadana, mulai dari pasar saham dan bursa mata uang hingga pasar obligasi.
  4. Bareksa
    Apakah Anda sedang mencari reksadana syariah atau konvensional, Bareksa menyediakan hampir 150 pilihan produk untuk Anda. Selanjutnya, ada lebih dari 40 manajer investasi yang tersedia untuk membantu investor individu dalam memenuhi tujuan investasi mereka.
  5. Stockbit
    Stockbit adalah salah satu dari banyak aplikasi investasi saham yang dapat digunakan investor individu untuk berbicara tentang pasar, melakukan penelitian tentang saham tertentu, dan mempelajari cara berdagang menggunakan alat yang tersedia.

 

Keuntungan Trading Saham Harian

Pedagang yang ingin mendapatkan keuntungan dengan cepat biasanya melakukan aktivitas perdagangan harian. Dalam bentuknya yang paling sederhana, perdagangan saham harian memerlukan pembelian dan penjualan saham yang sama pada hari yang sama. Keuntungan yang dimilikinya tercantum di bawah ini.

  1. Menghindari Risiko Kerugian
    Jika Anda berdagang setiap hari, Anda dapat memantau investasi Anda kapan saja. Sehingga ketika muncul tanda-tanda penurunan harga, Anda bisa bertindak cepat untuk memperbaiki keadaan.
  2. Mengumpulkan Untung Harian
    Meskipun keuntungannya tidak sebesar keuntungan memegang saham dalam jangka panjang, namun jenis perdagangan ini tetap bisa menghasilkan keuntungan harian. Dengan strategi yang tepat tentunya.
  3. Mendapatkan Modal dengan Cepat
    Jika Anda dapat menghasilkan keuntungan setiap hari dengan andal, Anda akan memiliki lebih banyak modal untuk diinvestasikan pada saham yang sudah Anda miliki, meningkatkan keuntungan Anda.

Read more:


Recent Posts